Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Agustus 2015

Biarlah Muhammadiyah Tetap “Kolot”



Muhammadiyah itu memang tidak dirancang untuk terlibat dalam politik praktis. Juga tidak harus berubah menjadi organisasi modern yang penuh dinamika, karena memang tujuannya untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam agar terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.



Selasa, 21 April 2015

Jangan Pernah Takut Miskin Kalau untuk Muhammadiyah



Ber-Muhammadiyah selama puluhan tahun, mendapat amanah sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tana Toraja, mendapat kepercayaan sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, dan ditunjuk sebagai Ketua Umum Panitia Penerima Muktamar ke-47 Muhammadiyah dan Muktamar Aisyiyah. Begitulah perjalanan Haji Muhammad Yunus Kadir di Muhammadiyah. (Foto: Husni Yunus)

Minggu, 23 November 2014

STKIP Muhammadiyah Bulukumba Lahirkan Kekerabatan dan “Kota Baru”



KEKERABATAN. Suasana kekerabatan sangat terasa dan terlihat nyata di depan mata pada acara wisuda STKIP Muhammadiyah Bulukumba, setidaknya dalam tiga tahun terakhir. Setiap wisudawan diantar oleh keluarga masing-masing, bahkan ada wisudawan yang diantar oleh lebih dari 10 orang keluarganya. (Foto: Asnawin)

Kamis, 20 November 2014

Penulisan Sejarah Muhammadiyah Lewat Penelitian Dokumen



FOTO BERSAMA. Pemateri, panitia, dan sebagian peserta Workshop Penulisan Sejarah dan Profil Muhammadiyah se-Sulsel, foto bersama seusai penutupan, di Kampus Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Ahad, 16 November 2014. Workshop yang berlangsung dua hari tersebut diikuti puluhan peserta utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sulsel. (Dok. Pribadi)

Rabu, 19 November 2014

Pendekatan Etnografi dalam Penulisan Sejarah Muhammadiyah



KETUA Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Dr KH Alwi Uddin MAg, memberikan sambutan pada pembukaaan "Workshop Penulisan Sejarah dan Profil Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan", di Kampus Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Sabtu, 15 November 2014. (Foto: Humas Muhammadiyah Sulsel)

Selasa, 18 November 2014

In Memoriam KH Djamaluddin Amien: Muhammadiyah adalah Alat, Bukan Tujuan



Pada sekitar tahun 1997, saat Rapat Kerja Pimpinan Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan, di Masjid Ta'mirul Masajid, Jl Banda Lr 3 No 5 Kecamatan Wajo, Makassar, beliau sempat menangis tersedu-sedu di sela-sela kata sambutannya. Penyebabnya adalah kurangnya peserta yang hadir, terutama pengurus Muhammadiyah dari daerah-daerah. Beliau mengatakan, bagaimana nasib Muhammadiyah dan Islam ke depan di Sulawesi Selatan, jika sekarang saja sudah jarang orang yang berkenan mengurusnya? (int)

Empat Langkah Penulisan Sejarah Muhammadiyah


BEDAH BUKU. Dari kiri ke kanan, Basri P Mattayang (panelis, penulis buku), Asnawin (moderator, Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulsel), KH Abdullah Renre (panelis, sejarawan UIN Alauddin), dan Syarifuddin Yusuf (panelis, Rektor Umpar), pada acara bedah buku "Mentari Bersinar di Gowa", dalam Workshop Penulisan Sejarah dan Profil Muhammadiyah se-Sulsel, di kampus Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Sabtu, 15 November 2014. (Foto: Humas Muhammadiyah Sulsel)

Selasa, 16 September 2014

Prof Qadir Gassing: Wujudkan Impian di UIN Alauddin



Setelah sukses dengan program Gerakan Seribu Buku yang menghasilkan Rekor MuRI (Museum Rektor Indonesia) dan penghargaan dari Perpustakaan Kongres Amerika Serikat, Prof Qadir Gassing selaku Rektor UIN Alauddin kemudian mengalihkan perhatiannya kepada perbaikan metodologi pengajaran. (Foto: Asnawin)

Selasa, 20 Mei 2014

Gejolak Sejarah dan Masa Depan IMM


Mari kita kembalikan ikatan ini pada tempatnya dan memperjelas identitas sebagai gerakan mahasiswa Islam, mengembalikan kepribadian muhammadiyah sebagai landasan perjuangan ikatan, serta fungsi IMM sebagai bagian mahasiswa. - Rifki Ismulail - (dok. pribadi)

Jumat, 14 Februari 2014

HM Yunus Kadir Dalam Kenangan (2-habis)


HM Amin Syam, mantan Gubernur Sulawesi Selatan, mengaku, memang tidak kerap bertemu dengan Yunus Kadir. Tetapi, setiap kontak dengan YK selalu mengalirkan komunikasi yang luar biasa. Tiga minggu silam (dari tanggal 9/12/2013 itu), Amin Syam melaporkan kepada YK perkembangan pesantren yang dibangunnya bersama YK di daerah Bojo, Kabupaten Barru. (Foto: Asnawin)

Minggu, 08 Desember 2013

In Memoriam HM Yunus Kadir



HM Yunus Kadir (kanan). Dia bersama mitranya dalam bisnis pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara. Gambar diambil bulan Mei 2013 dalam pertemuan para investor tambang nikel dengan Wakil Menteri ESDM dan Gubernur Sultra Nur Alam di Swissbel Hotel Kendari. Dia sedang  menyimak penjelasan Wamen ESDM Susilo Siswoutomo. (Foto: Yamin Indas)

Mengenang HM Yunus Kadir


Saya (kiri, red) berkenalan langsung dengan Yunus Kadir (kanan) sekitar bulan Mei 1995. Saat itu, saya mendampingi kakekku (paman dari ibu kandungku) KH Mara Tagor Pakpahan, pengurus Muhammadiyah Simalungun, Sumatera Utara. Kakekku datang dari Pematang Siantar untuk membawakan khutbah Idul Adha di lapangan Pondok Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Gettengan (Tana Toraja, red) atas permintaan Pimpinan Cabang Muhammadiyah setempat.
-- Haidir Fitra Siagian --

Senin, 12 Agustus 2013

Foto-foto Shalat Ied Warga Muhammadiyah di Bulukumba


SHALAT IED. Sekitar dua ratus warga dan simpatisan Muhammadiyah mengikuti shalat Idul Fitri 1434 H, di halaman Kampus Perguruan Muhammadiyah Bulukumba, Kamis, 8 Agustus 2013. Ini adalah untuk pertama kalinya Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bulukumba melaksanakan shalat ied di halaman Kampus Perguruan Muhammadiyah Bulukumba. (Foto: Asnawin)


Shalat Ied Bersama Warga Muhammadiyah



KHATIB SHALAT IED. Ketua Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bulukumba, Qurais Ahmad, bertindak sebagai khatib, pada Hari Raya Idul Fitri 1434 H, di halaman Kampus Perguruan Muhammadiyah Bulukumba, Kamis, 8 Agustus 2013. Ratusan warga dan simpatisan Muhammadiyah mengikuti shalat ied di tempat ini. (Foto: Asnawin)


Minggu, 11 Agustus 2013

Tarwih Malam Terakhir di Masjid Muhammadiyah Bulukumba



MALAM TERAKHIR. Puluhan jamaah Masjid Muhammadiyah Bulukumba melaksanakan shalat isya, mendengarkan ceramah agama, dan mengikuti shalat tarwih pada malam terakhir Bulan Ramadhan 1434 Hijriyah, Selasa malam, 6 Agustus 2013. Ceramah agama dibawakan oleh ustadz Zainuddin Latif. (Foto: Asnawin)

Minggu, 30 Juni 2013

Menyekolahkan Anak di Pesantren Muhammadiyah



HARI PERTAMA. Asnawin (paling kiri) foto bersama Ahmad Hidayat (tengah) dan salah seorang santri baru, di Pondok Pesatren Darul Arqam Muhammadiyah, Gombara, Makassar, Sabtu, 29 Juni 2013. Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Makassar menerima lebih dari 200 santri baru pada tahun pelajaran 2013/2014. (dok pribadi)

Minggu, 16 Juni 2013

Masjid Taqwa dan Pemandangan Indah di Enrekang


MASJID TAQWA Enrekang diurus dan dikelola oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Enrekang, Sulawesi Selatan. Masjid ini terletak di jantung kota Enrekang, tepatnya setelah jembatan Sungai Mata Allo dan berhadapan dengan kantor Bank BRI Cabang Enrekang. Lantai satu masjid dipergunakan sebagai Gedung Serba Guna, sedangkan lantai dua digunakan untuk shalat berjamaah. Di areal yang sama, digunakan pula untuk Panti Asuhan Ridha dan TK ABA Enrekang. (int)

Masjid Muhammadiyah Bulukumba



MASJID MUHAMMADIYAH. Tak banyak masjid di Indonesia yang memakai nama Muhammadiyah, tetapi pengurus, anggota, dan simpatisan Muhammadiyah di Kabupaten Bulukumba memberi nama Masjid Muhammadiyah kepada masjid yang terletak di Jl M Sirfin, di pusat keramaian kota Kabupaten Bulukumba. Gambar ini direkam pada Kamis, 19 Mei 2011. (Foto: Asnawin)

Selasa, 23 April 2013

STKIP Muhammadiyah Bulukumba


PTS SEHAT. Perguruan tinggi yang sehat antara lain ditandai dengan besarnya minat masyarakat untuk menimba ilmu di perguruan tinggi tersebut dan banyaknya alumni yang dihasilkan setiap tahun melalui upacara wisuda secara terbuka. Kedua tanda atau syarat itu dimiliki Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. (Foto: Asnawin)