Muhammadiyah Tidak Terlibat dalam Politik Kekuasaan




Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, secara kelembagaan, Muhammadiyah tidak terlibat dalam politik kekuasaan, tetapi sah-sah saja jika warga Muhammadiyah terlibat dalam dukung mendukung calon dalam pemilihan kepala daerah. Warga (kader dan simpatisan) Muhammadiyah adalah orang-orang cerdas yang tahu mana yang terbaik sebagai calon pemimpin mereka, termasuk dalam memilih pemimpin daerah. (Foto: Asnawin) 


-----------------

 


Muhammadiyah Tidak Terlibat dalam Politik Kekuasaan


Secara kelembagaan, Muhammadiyah tidak terlibat dalam politik kekuasaan, tetapi sah-sah saja jika warga Muhammadiyah terlibat dalam dukung mendukung calon dalam pemilihan kepala daerah.

Warga (kader dan simpatisan) Muhammadiyah adalah orang-orang cerdas yang tahu mana yang terbaik sebagai calon pemimpin mereka, termasuk dalam memilih pemimpin daerah. 

Menghadapi pemilihan Walikota Makassar misalnya, meskipun tidak ada instruksi secara kelembagaan, warga Muhammadiyah dapat dipastikan akan tahu siapa yang terbaik untuk Kota Daeng. 

Demikian pernyataan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin, pada pencanangan perencanaan pembangunan gedung serbaguna, auditorium, dan ballroom Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Senin, 20 Mei 2013. 

”Kader Muhammadiyah itu ‘kan cerdas-cerdas, saya rasa meski tidak ada intruksi secara kelembagaan, warga Muhammadiyah sudah tahu siapa yang terbaik untuk kota ini,” tandasnya pada acara yang dihadiri Ketua BPH Unismuh Makassar Syaiful Saleh, Ketua Muhammadiyah Sulsel KH Alwi Uddin, Rektor Unismuh Makassar Irwan Akib, serta sejumlah pengurus dan kader Muhammadiyah se-Sulsel. 

Menyinggung pemilihan Walikota Makassar yang akan digelar pada September 2013, Din menghimbau warga Muhammadiyah mendukung Syaiful Saleh (calon wakil walikota) sebagai kader Muhammadiyah yang akan berpasangan dengan Muhyina Muin. 

“Kader Muhammadiyah yang punya niat melakukan perbaikan demi kemajuan masyarakat itu perlu kita dukung,” ujarnya. 

Mantan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu menganggap Syaiful Saleh sebagai kader terbaik Muhammadiyah yang dimiliki Sulsel saat ini dan diharapkan akan menjadi kontrol dan rem bagi calon walikota yang didampinginya ke depan. 

Selain itu, kredibilitas serta integritas yang dimiliki Syaiful Saleh, menurut Din, juga sudah teruji baik di pemerintahan maupun pada lembaga Muhammadiyah sendiri. 

Bagaimana tanggapan Syaiful Saleh atas dukungan dari Ketua PP Muhammadiyah? 

“Tentu pernyataan dari Pak Din menjadi spirit bagi kami agar terus berjuang mewujudkan keinginan mengabdikan diri untuk masyarakat dan Makassar yang lebih baik,” tutur Syaiful sambil berharap agar kader Muhammadiyah menyatu pada Pilwalkot Makassar agar bisa bersama-sama mewujudkan pemerintahan bersih dan berpihak pada masyarakat. (asnawin)

Keterangan:
-- Berita ini diolah dari http://www.celebesonline.com/2013/05/21/din-syamsuddin-serukan-muhammadiyah-dukung-muhyina-dan-syaiful.htm dan http://m.koran-sindo.com/node/315887

Komentar

  1. Dukungan moral serta teriring doa yang tulus kepada kader terbaik yaitu kanda Syaiful Saleh untuk maju menjadi walikota Makassar memang penting. kader telah teruji dan pantas menjadi pemimpin!

    BalasHapus

Posting Komentar